Langsung ke konten utama

OBSERVASI PENGGUNAAN E-WALLET BAGI MAHASISWA DI POLITEKNIK STMI JAKARTA


PENGGUNAAN E-WALLET BAGI MAHASISWA DI POLITEKNIK STMI JAKARTA


Irma Padma Wijayanti¹, Kemas Michael Glody², Kiki Aryanti³, Renata Anastasya Simamora⁴, Putri Dina Ramadhani

 

Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif, Politeknik STMI Jakarta

Jl. Letjen Suprapto No.26, RT.10/RW.5, Cemp. Putih Tim., Kec. Cemp. Putih, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10510

Telp. 021-42886064 Fax.021-42888206

Email: kemasmichael@gmail.com


Abstrak

Pengguna internet berkembang pesat dari waktu ke waktu di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sehingga, kebutuhan konsumen dalam hal melakukan pembayaran berubah ke arah pembayaran nontunai yaitu e-wallet yang menjadi potensi besar di pasar e-commerce. Melalui penelitian ini, faktor penentu minat Mahasiswa/i Politeknik STMI Jakarta, terkhusus program studi Administrasi Bisnis Otomotif angkatan 2022/2023 akan dianalisis melalui penelitian kuantitatif yang datanya dikumpulkan dengan angket. Responden berjumlah 31 orang yang berasal dari rentang antara 18 sampai 21 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-wallet tidak hanya dipahami sebagai tempat menyimpan uang elektronik, tetapi juga sebagai alat pembayaran digital. Berdasarkan hasil survei, terdapat tiga produk e-wallet yang paling banyak digunakan, antara lain Shopeepay, Gopay dan DANA. Serta, ada tiga alasan mendasar mengapa mahasiswa/i menggunakan e-wallet sebagai metode pembayaran, yaitu karena lebih praktis, cepat dalam bertransaksi, dan mudah pengoperasiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen merasakan banyak keuntungan dan kemudahan dengan menggunakan e-wallet sebagai alat transaksi.

Kata kunci: e-wallet, e-commerce, mahasiswa Politeknik STMI Jakarta.

Abstract

Internet users are growing rapidly from time to time around the world, including in Indonesia. Thus, consumer needs in terms of making payments have shifted towards non-cash payments, namely e-wallets, which have great potential in the e-commerce market. Through this research, the determinants of STMI Jakarta Polytechnic students' interest, especially the Automotive Business Administration study program class of 2022/2023 will be analyzed through quantitative research in which data is collected by means of a questionnaire. Respondents amounted to 31 people ranging from 18 to 21 years. This research shows that e-wallet is not only understood as a place to store electronic money, but also as a means of digital payment. Based on the survey results, there are three e-wallet products that are most in demand, including Shopeepay, Gopay and DANA. Also, there are three basic reasons why students use e-wallets as a payment method, namely because they are more practical, fast in transactions, and easy to operate. The results of the study show that consumers experience many advantages and conveniences by using e-wallets as a transaction tool.

Keywords: e-wallet, e-commerce, STMI Jakarta Polytechnic students.


PENDAHULUAN 

      Perkembangan teknologi di bidang keuangan dalam financial technology (fintech) untuk bertransaksi semakin berkembang di Indonesia. Menurut peraturan Bank Indonesia nomor 19/12/PBI/2017 menjelaskan bahwa teknologi finansial adalah penggunaan teknologi dalam sistem keuangan yang menghasilkan produk, layanan, teknologi, atau model bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, efisiensi, kelancaran, keamanan, dan keandalan sistem pembayaran.

          E-wallet (dompet elektronik) merupakan salah satu bentuk financial technology (fintech)  yang  menggunakan media online  sebagai  salah  satu alternatif  metode  pembayaran. E-wallet didefinisikan sebagai kemudahan dalam berbelanja tanpa perlu membawa uang dalam bentuk fisik (non tunai) dan dapat disalurkan pada saat melakukan kegiatan lain (Megadewandanu, Suyoto, & Pranowo, 2016). E-wallet dapat  diakses oleh  semua  kalangan salah satunya generasi milenial, mereka kebanyakan  remaja  yang telah  mengenal  dan mengadopsi teknologi. Hal ini membuat belanja menggunakan e-wallet di e-commerce menjadi peluang pengembangan usaha para pebisnis.

      Dengan semakin maraknya penggunaan internet, semakin marak pula perdagangan secara elektronik (e- commerce) dijalankan oleh pelaku bisnis dalam berbagai ukuran, mulai dari perusahaan raksasa sampai online shop (toko online) rumahan. Pembeli dan penjual dengan mudah dapat terkoneksi secara cepat hingga melakukan transaksi, dan apa yang diinginkan pembeli dapat cepat pula ditanggapi oleh penjual, sehingga tercapai kepuasan pelanggan dan peningkatan keuntungan bagi penjual. Perusahaan e-commerce mengumpulkan berbagai online shop dalam satu website atau aplikasi. Promo berupa diskon dan gratis ongkir yang diberikan oleh merchant menjadi daya tarik sendiri. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi milenial, dihadapkan oleh perubahan perilaku yang semakin konsumtif alias boros. Hal tersebut dikarenakan berbagai kelebihan dari berbelanja di e-commerce serta mudahnya membayar dengan e-wallet. 

        Berdasarkan permasalahan di atas, fokus peneliti terletak pada penggunaan e-wallet bagi mahasiswa/i di Politeknik STMI Jakarta program studi Administrasi Bisnis Otomotif angkatan 2022/2023. Alasan peneliti mengambil studi ini, karena pada era digital saat ini terdapat fenomena cashless yang menunjukkan kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan sistem pembayaran e-wallet.


METODE PENELITIAN 

     Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan deksriptif yaitu suatu rumusan masalah yang berkenaan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih. (sugiyono, 2018:89). Dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah mahasiswa/i Politeknik STMI Jakarta program studi Administrasi Bisnis Otomotif angkatan 2022/2023. 

        Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket atau kusioner dan literatur. Menurut Suroyo (2009) angket atau kuisioner merupakan sejumlah pertanyaan atau pernyataan tertulis tentang data faktual atau opini yang berkaitan dengan diri responden, yang dianggap fakta atau kebenaran yang diketahui dan perlu dijawab oleh responden.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN 

        E-wallet adalah sebuah perangkat elektronik, layanan jasa, atau bahkan program perangkat lunak (aplikasi) yang memungkinkan para penggunanya untuk melakukan transaksi secara online dengan pengguna lainnya untuk penyelenggara membeli barang dan jasa. Bagaimana mahasiswa mendefinisikan e-wallet? 

       Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta khususnya di Prodi Administrasi Bisnis Otomotif tahun 2022 menganggap bahwa e-wallet adalah uang yang disimpan secara elektronik dan dapat digunakan secara elektronik, dan mereka berpendapat bahwa e-wallet adalah tempat pembayaran online,pembayaran yang mudah dan dapat dilakukan dimana saja. 

       Berdasarkan hasil angket, sebanyak 31 mahasiswa mengetahui apa itu e-wallet dan cara penggunaannya. Dari mana mereka memeroleh informasi tentang e-wallet?

Sumber Informasi 

Gambar 1. Grafik sumber informasi mahasiswa tentang e-wallet 

Iklan merupakan cara agar suatu produk dapat diketahui oleh konsumen. Di era sekarang ini, iklan dapat ditayangkan di berbagai media. Pada awal pembuatan aplikasi e-wallet, perusahaan penyedia layanan tersebut mulai memperkenalkan produk mereka melalui iklan di beragam media dan menjadi sumber informasi bagi mahasiswa.

Bagi mahasiswa, iklan merupakan sumber informasi tentang e-wallet, mulai dari iklan di media sosial, televisi, hingga aplikasi transportasi online, sebagaimana yang akan dibahas berikut ini. Dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa banyak menghabiskan waktu mereka di dunia maya, seperti media sosial. Iklan mengenai e-wallet juga ditayangkan secara masif di media sosial, seperti Youtube, Instagram, dan Facebook. Dengan ditayangkannya iklan di media sosial, maka bagi pengguna media sosial, informasi tentang e-wallet dapat dengan mudah diakses.

Fitur Penggunaan E-wallet 


Gambar 2. Garfik infromasi yang sering digunakan mahasiswa

            Aplikasi terbanyak yang paling sering digunakan adalah shopeepay, gopay dan dana. Shopeepay merupakan salah satu fitur pembayaran online yang terdapat dalam aplikasi shopee yang merupakan salah satu platform belanja online terbesar nomor 1 di Indonesia. Kemudian gopay yang terdapat dalam aplikasi gojek.

            Dari ketiga aplikasi e-wallet tersebut yang paling sering digunakan memiliki beragam ftur. Adapun fitur yang terdapat pada e-wallet adalah premium, merchant yang memiliki ribuan outlets, promo (promosi), top up, pembayaran tagihan & isi pulsa, menyimpan kartu bank, dan mentransfer dan menarik saldo.

Gambar 3. Fitur aplikasi Go-jek

            Fitur premium memang hampir dimiliki oleh setiap produk e-wallet yang ada di Indonesia, di mana ketika pengguna tidak melakukan upgrading, pengguna hanya dapat menyimpan saldo dengan batas (limit) Rp2.000.000,-. Namun, jika pengguna melakukan upgrading ke akun premium, maka limit top up saldo dapat mencapai Rp.10.000.000,-, serta mendapat keuntungan lainnya.

            Merchant juga merupakan aspek yang sangat penting bagi perusahaan e-wallet karena ketika outlet yang diajak untuk bermitra banyak, maka peluang masyarakat untuk menggunakan produk mereka juga bertambah besar. Banyak merchant yang menjadi mitra e-wallet di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. DANA, misalnya, bermitra dengan Cinema XXI dengan memberikan diskon untuk pembelian tiket menonton film. Hal seperti ini menarik perhatian mereka yang sangat gemar untuk menonton film di bioskopdengan menggunakan e-wallet tersebut, meski hanya untuk menggunakan promonya saja. Kerjasama semacam ini memicu orang untuk menggunakan e-wallet.

Gambar 4. Promosi aplikasi Go-jek 

            Fitur promosi (promo) adalah fitur terkait promo-promo yang diberikan oleh DANA kepada pengguna, yang berupa cashback, diskon, buy one get one dll., tergantung kesepakatan antara merchant dan DANA. Promo yang diberikan kadang dalam waktu tertentu yang telah ditentukan oleh merchant atau limited offers dimana sewaktu-waktu diberikan secara eksklusif kepada pengguna baru atau pengguna lama DANA. Promo yang ditawarkan oleh aplikasi tersebut membuat kedua belah pihak mendapatkan keuntungan, pengguna e-wallet mendapatkan keuntungan dari tiket promo dan layanan khusus, sementara penyedia aplikasi mendapatkan keuntungannya dari penggunaan produk. Berikut promo yang diberikan jika membeli tiket di TIX ID yang dibayar melalui DANA.

Gambar 5. Promosi aplikasi DANA 

            DANA, misalnya, bermitra dengan Cinema XXI. Melalui kemitraan ini, DANA memberikan diskon untuk pembelian tiket menonton film di bioskop. Hal seperti ini dapat membuat kalangan anak muda yang sangat gemar untuk menonton film di bioskop menggunakan e-wallet tersebut.

Gambar 6. Fitur top-up pada aplikasi Shopee

            Fitur top up memungkinkan pengguna untuk top up saldo ShopeePay di mana saja dan kapan saja. Pengguna dapat melakukan top up saldo melalui ATM, m-banking, internet banking, debit card, atau melalui merchant yang telah bekerja sama.


Gambar 7. Fitur pembayaran tagihan pada aplikasi Shopee

Fitur lainnya adalah fitur pembayaran tagihan dan pembelian pulsa. Fitur ini merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk membayar tagihan (seperti listrik, air PAM, telepon, internet dan asuransi) dan membeli pulsa in-app purchase (beli pulsa melalui aplikasi). Melalui fitur ini, pengguna dapat melakukan pembayaran kapan dan dimana saja dengan sekali klik.

Fitur mentransfer dan menarik saldo adalah fitur yang juga ada di e-wallet lainnya. Namun yang membedakannya adalah pada merchant mitra dari e-wallet masing-masing. Pengguna dapat melakukan transfer saldo e-wallet mereka ke akun e-wallet orang lain dengan brand sejenis. Selain itu, pengguna dapat menarik saldo mereka di merchant yang bermitra.

Alasan Penggunaan E-wallet 

       Dalam melakukan transaksi perbelanjaan, banyak metode yang dapat digunakan oleh konsumen tergantung metode seperti apa yang disediakan oleh pihak merchant/toko. Setiap metode pembayaran memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, yang penting merchant atau penyedia barang tersebut tidak merugikan konsumen. Tiga alasan mahasiswa menggunakan e-wallet dalam bertransaksi yakni, promo (promosi), kenyamanan dan kemudahan.

            Promosi (disingkat promo) merupakan hal yang paling diminati oleh mahasiswa, seolah menjadi daya tarik yang besar bagi mereka. Setiap ingin membeli segala sesuatu harga dan promo sangat signifikan menjadi bahan pertimbangan karena dengan demikian mereka dapat menghemat pengeluaran, terutama mahasiswa perantau.


Gambar 8. Grafik e-wallet membantu mahasiswa

            Alasan kedua kenapa penggunaan e-wallet populer di kalangan mahasiswa adalah karena kenyamanan dalam penggunaannya. Sesuatu yang memberikan kenyamanan bagi pengguna dapat menjadi alasan yang kuat bagi yang bersangkutan untuk menggunakan produk itu dalam waktu yang lama.

Gambar 9. Grafik e-wallet mempermudah pembayaran bagi mahasiswa 

            Kemudahan dalam melakukan berbagai transaksi dapat menjadi alasan seseorang untuk menggunakan produk tertentu. Mahasiswa cenderung menyukai hal-hal yang mudah dalam penggunaannya karena dianggap cepat menyelesaikan pekerjaannya. E-wallet dikenal menawarkan kemudahan dalam pengoperasiannya.

            Tiga alasan mendasar mahasiswa menggunakan e-wallet sebagai metode pembayaran, yakni karena adanya promo yang ditawarkan, kenyamanan dalam bertransaksi, dan kemudahan dalam pengoperasiannya. Namun, untuk menarik minat orang menggunakan e-wallet, para penyedia jasa harus bekerja sama dengan beragam merchant, yang promo-promonya semakin menarik minat penggunanya untuk menggunakan e-wallet dalam berbelanja. Dalam menggunakan e-wallet, mahasiswa tidak saja merasakan kenyamanan dalam berbelanja, tapi juga kenyamanan dalam pembayaran karena dapat dilakukan dimana saja selama pengguna terhubung dengan internet. Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh e-wallet salah satunya adalah tampilan aplikasi yang sederhana yang membuat banyak pengguna dapat memahami cara pengoperasiannya dengan cepat.


Kesulitan dan Kekurangan dalam Penggunaan E-Wallet

Gambar 10. Pencurian data pribadi

Terlepas dari berbagai alasan yang mendasari kenapa mahasiswa menggunakan ewallet, namun sistem pembayaran seperti ini sangat rentan terhadap aksi peretasan (hacking) oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dapat berpotensi menjadi kelemahan terbesar pada e-wallet di kemudian hari jika developer dari aplikasi tersebut meremehkan dan menyepelekan keamanan data pengguna. Ini sangat tergantung pada proteksi service provider atau bank dan kehati-hatian penggunanya.

Kesulitan dan kekurangan lainnya yang dihadapi oleh mahasiswa adalah kendala di jaringan/susah sinyal, adanya biaya admin, harus melakukan top up terlebih dahulu apabila saldo e-wallet habis, dan menjadi lebih boros. 


KESIMPULAN

    Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, dapat disimpulkan dalam beberapa hal seperti, penulis mendapatkan informasi  mengenai hasil angket yang menunjukkan bahwa sebanyak 31 responden yang merupakan Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta khusunya pada Program Studi Administrasi Bisnis Otomotif angkatan 2022/2023 berasumsi bahwa dengan menggunakan E-Wallet memberikan kemudahan bagi mereka untuk melakukan transaksi dan juga dengan banyaknya promo yang disediakan langung oleh aplikasi E-Wallet tersebut.

    Melalui pengisian angket, penulis bisa mengetahui E-Wallet apa yang sering digunakan oleh responden. Dengan melihat hasil angket, E-Wallet yang paling banyak peminatnya adalah shopeepay, gopay dan DANA dikarenakan banyaknya fitur dan juga promo menarik didalamnya.

    Dengan banyaknya kelebihan yang telah diinformasikan oleh responden, terdapat pula kekurangan dan kesulitan pada saat menggunakan aplikasi tersebut. Kesulitan dan kekurangan pada saat menggunakan E-Wallet adalah karena adanya gangguan jaringan/susah sinyal , adanya biaya tambahan pada saat melakukan transaksi dan harus melakukan pengisian ulang/ top-up pada saat saldo yang tertera tidak cukup.


DAFTAR PUSTAKA 

Budhiman. 2022. "8 Contoh Manfaat Penelitian Karya Ilmiah, Skripsi, Makalah, Proposal hingga Jurnal (Teoritis Dan Praktis)."

Creswell,  J.  W.  2010. Research   Design Pendekatan  Kualitatif,  Kuantitatif  dan Mixed; (Cetakan   I).   Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Megadewandanu, S., Suyoto, & Pranowo. (2016). Exploring Mobile Wallet Adoption in Indonesia Using UTAUT2 An Approach from Consumer Perspective. 2nd International Conference on Science and Technology- Computer. 1-6.

Suharni.  2018.  “Uang  Elektronik  (E-money) Ditinjau  dari  Perspektif  Hukum  dan Perubahan  Sosial”, Jurnal  Spektrum Hukum, 15(1):15-43


LAMPIRAN 

Gambar 1. Penyusun 


Gambar 2. Penyusun dan dosen pengajar 

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Keluarga Ajaib Yang Tinggal Di Pegunungan Kolombia Yang Bernama ENCANTO

      Ecanto merupakan film buatan studio Disney yang tayang pada akhir tahun 2021 dan yang salah satunya sempat  booming  di Indonesia. Encanto sendiri adalah film musikal fantasi komedi animasi oleh Walt Disney Animation Studio yang berlatar belakang fantasi dari Kolombia.  Sinopsis      Encanto menceritakan kisah keluarga Madrigals yang luar biasa, yang hidup tersembunyi di pegunungan Kolombia, di tempat yang menakjubkan dan mempesona yang disebut Encanto. Kisah Encanto berpusat pada satu keluarga ajaib mereka tinggal dalam satu rumah yang berada di sebuah kota bernama Encanto yang terletak di pegunungan Kolombia. Seluruh anggota keluarga ini memiliki kemampuan spesial. Mulai dari Isabela, The Golden Child, putri sulung dari keluarga Madrigal ini memiliki kemampuan untuk membuat bunga bermekaran dan menumbuhkan berbagai jenis tanaman.       Lalu ada Luisa, The Strongest One, memiliki tubuh super-kuat yang bahkan bisa me...

Opini Sekelompok Mahasiswa Politeknik STMI Jakarta Mengenai Keterampilan Berkomunikasi Jerome Polin

Sumber Gambar:  https://no.pinterest.com/pin/626141154443041130/ Profile singkat Jerome Polin Sijabat, B.Eng. Lahir di Jakarta 2 Mei 1998, anak kedua dari pasangan Marojahan Sintong Sijabat (Ayah) dan Chrissie Rahmeinsa (Ibu). Jerome adalah seorang youtuber, pengusaha dan selebriti internet. Jerome dikenal sebagai youtuber yang sangat menyukai matematika. Karir Jerome dimulai saat dia membuka  channel  di  youtube  yaitu “Nihongo Mantappu” yang berlatar belakang pendidikan pada bulan Desember 2017. Namanya dikenal begitu pesat saat dia membagikan konten edukasi yang membahas pelajaran bahasa Jepang. Jerome Polin mengambil pendidikan S1 jurusan matematika terapan di Waseda University, Jepang. Opini Menurut kami Jerome Polin adalah sosok yang sangat memotivasi untuk anak muda Indonesia. Karena lewat konten edukasinya yang membahas mulai dari soal-soal UTBK hingga pengalamannya untuk mendapat beasiswa dan berkuliah di Jepang mampu mendorong minat penontonnya yang d...